Tips membangun Canopy Kaca Carport

Fungsi dasar carport adalah sebagai tempat parkir mobil di area terbuka sebuah bangunan (rumah). Biasanya, ukurannya tak terlalu luas, sekitar 3×5 m. Elemen untuk diperhatikan sebelum membangun carport adalah matrial atap (beton, polikarbonat/ fiber, kaca, kayu, tanaman rambat, besi, baja, kain, dsb), dan material untuk lantai (keramik, beton rabat, conblock/grassblock, rumput, kayu, batu alam,).

This slideshow requires JavaScript.

Mengganti Carport tentu sangat mudah namun memilih Carport adalah hal yang sulit. Bagi anda yang mempunyai rencana akan merenovasi Carport lama anda dan mengganti Carport lama dengan yang baru, maka sebaiknya anda memikirkan desain dari Carport itu sebelumnya.

TIPS MEMBANGUN CANOPY KACA CARPORT

Coba buat desain yang lebih kreatif sehingga tampilannya pun tidak membosankan. Apabila Anda membutuhkan canopy carport minimalis dengan desain yang unik, maka ada beberapa hal untuk dapat anda perhatikan sepeti :

  1. Permainan variasi garis, pada rumah minimalis, variasi garis ini bisa berupa pengulangan balok besi, kayu, atau screen yang menutupi rumah.  Komposisi garis vertikal dan horisontal memberikan efek yang playful pada area rumah. Garis-garis yang digunakan juga sebaiknya menggunakan satu warna saja agar tetap terjaga dalam garis gaya minimalis.
  2. Pilih warna yang tepat, perhatikan pemilihan warna untuk fasad rumah. Biasanya untuk rumah minimalis lebih banyak digunakan warna hitam, putih, dan coklat. Apabila fasad rumah menggunakan material batu alam, maka pilihlah hanya warna hitam atau putih untuk canopy carport minimalias Anda.
  3. Menggunakan Atap Transparan, untuk rumah minimalis, gunakan canopy dengan bentuk yang lurus dan lebih sederhana seperti dengan bahan beton atau kaca transparan untuk tampilan yang lebih lega. Atap dari elemen kaca tempered atau laminated merupakan pilihan yang tepat karena bentuk dan kekuatannya.
  4. Pertahankan bentukan yang geometris, untuk rumah minimalis jika ingin memberikan kesan yang lebih elegan, buat desain dengan garis lengkung yang halus. Hindari penggunaan bentukan yang organik dan tak berbentuk tegas. Model rumah yang indah mencerminkan rumah yang indah pula, jadi bentuk  rumah Anda dengan cermat sebelum memutuskan untuk menggunakan ide desainnya.